Dikalahkan Newcastle United, Ole Gunnar Solskjaer Akui Timnya Main Buruk
Manajer Manchester United Ole Gunnar Solskjaer tidak bisa menutupi rasa kecewanya setelah anak asuhnya kalah 1-0 di markas Newcastle United, Minggu (6/10) malam WIB tadi.
Di matchday kedelapan Liga Primer Inggris yang digelar di St. James’ Park semalam, United terpaksa takluk lewat gol semata wayang pemain debutan Matthew Longstaff di babak kedua.
United hanya sanggup membuat satu tendangan ke gawang di babak pertama, dan dua untuk babak kedua sebagaimana mereka menelan kekalahan ketiganya di ajang Liga Primer musim ini.
Berkaca dari hasil tersebut, Ole kepada MUTV mengatakan: “Kami kecewa, tentu saja. Kami kehilangan sejumlah pemain kunci, namun itu bukan alasan.
“Para pemain sudah bekerja keras, mereka berupaya mati-matian namun saat ini, kami tidak di posisi yang biasa kami tempati.
“Para pemain, beberapa di antaranya, sedikit kurang tenang dan percaya diri dan Anda bisa melihatnya. Kami juga tidak menciptakan banyak peluang untuk memenangkan pertandingan.”
Meski begitu, Ole optimistis timnya bisa segera bangkit. Ia melanjutkan: “Para pemain bekerja keras. Mereka yang bermain hari ini sudah mengerahkan segalanya.
“Tapi hari ini kami kehilangan enam pemain dari Starting XI saat melawan Chelsea, jadi tentu saja ini memberi pengaruh buat tim, buat para pemain. Itu juga memengaruhi hasil akhir.
“Namun kami akan bekerja keras dan mendapatkan kualitasnya kembali.”
Menurut Opta, United telah menjalani start terburuk di liga dalam 30 tahun. Setan Merah hanya mampu merengkuh sembilan poin dalam delapan laga pembuka liga musim ini [M2, I3, K3].
Kali terakhir United mengalami rangkaian laga pembuka liga dengan torehan poin terburuk pada musim 1989/90, di mana mereka hanya mampu mengumpulkan delapan angka. Pada musim itu, mereka menutup kampanye liga dengan menempati peringkat ke-13.